MEMBUAT GAME "KETAKUTAN LABA-LABA"
TUGAS KELOMPOK MATA
KULIAH PENGANTAR TEKNOLOGI GAME
“MEMBUAT GAME KETAKUTAN LABA LABA”
KELOMPOK
NAMA
NPM
1. AZHIMI MENGGALA P 51416262
2. MUHAMMAD IBNU NURFALAH 54416908
UNIVERSITAS GUNADARMA
2019
"KETAKUTAN LABA LABA"
Azhimi Menggala P dan Muhammad Ibnu Nurfalah
S1 Program Studi Teknik Informatika
Fakultas Teknologi Industri
Universitas Gunadarma
PENDAHULUAN
Dewasa
ini ilmu pengetahuan dan teknologi semakin berkembang pesat seiring berjalan
nya waktu selalu menciptakan sesuatu yang baru. Hal initentusangat berpengaruh terhadap kehidupan manusia.
Di masa modern yang serba bergantung dengan teknologi ini manusia sudah mulai
meninggalkan sesuatu hal yang dapat dikatakan traditional seperti halnya
permainan traditonal yang sudah berganti dengan permainan
digital. Permainan atau game adalah sebuah aktivitas dengan tujuan
bersenang-senang,mengisi waktu luang,atau berolargara ringan. Permainan
biasanya dilakukan sendiri atau bersama sama.
Permainan traditional
yang biasa dilakukan bersama teman secara nyata di kehidupan sudah mulai
ditinggalkan dan berganti dengan permainan yang di mainkan dengan menggunakan
teknologi seperti playstation, PSP, smartphone dan computer. Anak
kelahiran tahun 2000an sudah tidak mengenal dan merasakan betapa seru bermain
petak umpet, kelereng, benteng, gatrik dan permainan traditional
lainnya yang di mainkan anak tahun 90an.
Permainan yang di mainkan
secara digital sudah sangat variatif jenisnya, dapat dimainkan dimana saja dan
kapan saja tentu hal itu menjadi kelebihan dari permainan digital tersebut.Berdasarkan
hal ini pun mendorong untuk membuat sebuah permainan atau game digital yang
dimainkan melalui media komputer yang di beri nama : “The Maze Game :
ARACHNOPHOBIA” .
Game "Ketakutan Laba Laba" adalah
sebuah game yang dapat dimainkan oleh seseorang secara sendiri yang memainkan
dan membantu sebuah robot yang terjebak di dalam labirin di penuhi oleh banyak
laba-laba yang dapat membunuh untuk dapat keluar dari labirin tersebut yang
dapat menyelamatkan hidupnya dari serangan laba laba ganas.
PEMBAHASAN
Genre game
Game "Ketakutan Laba Laba" adalah game bergenre Action
Adventure. Adventure atau Action Adventure adalah game yang sering kita
jumpai di pasaran. Game ini sangat umum sehingga hampir semua game juga
memiliki unsur game adventure walaupun tidak spesifik. Game ini biasanya
memiliki 1 tokoh utama yang kita mainkan dan kita jalankan secara langsung dari
awal sampai tamat mengikuti jalan cerita.
Tampilan awal game "Ketakutan Laba Laba"
Aplikasi
Dalam pembuatan game “Ketakutan Laba-Laba” aplikasi yang
digunakan adalah Blender 2.77. Blender adalah perangkat lunak sumber terbuka grafika
komputer 3D. Perangkat lunak ini
digunakan untuk membuat film
animasi,
efek visual, model cetak 3D, aplikasi 3D
interaktif dan permainan video. Blender memiliki beberapa fitur termasuk
pemodelan 3D, penteksturan, penyunting gambar bitmap, penulangan, simulasi
cairan dan asap, simulasi partikel, animasi, penyunting video, pemahat digital,
dan rendering.
Game engine adalah perangkat lunak yang dirancang untuk membuat
dan mengembangkan video game. Fungsi utama yang diberikan oleh game engine
meliputi rendering untuk 2D atau 3D graphic, collision detection, sound,
scripting, animasi, artificial intelligence, networking, memory management,
threading dan scene graph.
Beberapa Elemen yang Terdapat di dalam Game Engine
1. Tools/Data
2. System
3. Console
4. Support
5. Renderer / Engine core
6. Game Interface
7. The Game
Blender 2.77
Cara bermain
1 1. Telusuri labirin tersebut hingga bertemu
dengan diamond.
2 2. Untuk berjalan maju gunakan tombol w, mundur
tombol s, kekanan tombol d, kekiri tombol a, lari tombol shift+w dan menembak
tombol spacebar.
3. Jangan sampai bersentuhan dengan laba-laba.
4. Jika berhadapan dengan laba-laba tekan tombol
spacebar terus menerus untuk menembaknya.
5. Temukan jalan akhir dimana diamond berada.
6. Permainan berakhir jika robot berhasil mendapatkan diamond.
Tahap pembuatan game
Untuk membuat game "Ketakutan Laba Laba" tahap pertama
yang dilakukan adalah membuat objek robot terlebih dahulu. Objek robot yang
digunakan dapat didownload di blend swap. Lalu menambahkan armature pada objek
tersebut, buat 1 tulang lalu ekstrude tulang tersebut dan atur sampai menyerupai
tulang pada objek robot sesungguhnya. Lalu membuat animasi untuk robot
berjalan. Setelah itu parent kedua objek tersebut agar jika tulang berpindah
maka objek robot mengikuti tulang
Tulang pada robot
Pengaturan sensor, controller, actuator pada
robot
-Sensor adalah segala macam yang berhubungan dengan input,
urusannya ada di tempat ini. Bisa input dari user, seperti keyboard, mouse,
joystick atau input lain seperti random, always, dll.
-Controller berfungsi untuk mengolah input yang didapat dari
sensor. Bisa pengolahan logika yang simple seperti and, OR, NAND, NOR, XOR atau
bisa yang sangat kompleks menggunakan script python.
-Actuator adalah ujung tombak yang harus melakukan sesuatu
karena perintah controller.
Pada sensor pilih keyboard untuk gerak maju yaitu key “w”,
mundur key ”s”, kanan key “d”, kiri key “a”, lari key “w” pada first modifier
pilih left shift, dan menembak key “spacebar”. Pada actuator pilih action,
motion, dan sound. Action digunakan untuk mengatur gerakan maju, mundur, kanan,
kiri, lari dan menembak. Motion untuk mengatur koordinat geraknya. Sound yang
digunakan untuk robot yaitu sound untuk berjalan dan menembak. Lalu antara
sensor dan actuator dihubungkan melalui controller.
Tahap kedua adalah membuat objek musuh yaitu
si laba-laba. Pertama objek laba-laba didownload dahulu diblend swap.
Tampilan objek laba-laba
Setelah itu menambahkan armature pada objek tersebut, buat
1 tulang lalu ekstrude tulang tersebut dan atur sampai menyerupai tulang pada
laba-laba sesungguhnya. Lalu membuat animasi untuk laba-laba berjalan dan
melompat. Setelah itu parent kedua objek tersebut agar jika tulang berpindah
maka objek laba-laba mengikuti tulang.
Pengaturan sensor, controller, dan actuator
pada laba-laba
Setelah itu tambahkan sensor, controller dan actuator pada
tulang tersebut, masuk ke game logic. Disini menambahkan 4 sensor yaitu always,
3 property. Lalu 4 controller dan 5 actuator yaitu 2 action 2 property
dan 1 sound. Action yang dibuat selalu berjalan, dan property berguna untuk
mengatur jika nilai property menjadi 1 maka melakukan animasi lompat. Dan
selalu menjalankan suara.
Tampilan parent antara objek laba-laba dan
kubus
Setelah itu buat sebuah
kubus dan parentnya ke tulang. Kubus berfungsi untuk membuat laba-laba mengejar
objek pemain dan membuat physic type menjadi dynamic. Dimana
dynamic tersebut agar bisa mengenai objek lain dan tidak menembus dinding.
Pengaturan sensor, controller, dan actuator
pada tulang
Setelah itu tambahkan sensor, controller dan actuator pada
tulang tersebut, masuk ke game logic. Disini menambahkan 3 sensor yaitu always,
collision dan property. Lalu 3 controller dan 3 actuator yaitu steering, edit
object, property. Steering berguna untuk bergerak menuju objek yang dituju
yaitu objek pemain. Lalu collision berguna untuk jika peluru mengenai laba-laba
tersebut maka darah laba-laba akan berkurang sebanyak 50. Darah awal laba-laba
yang dibuat sebanyak 100. Property dibuat jika darah 0 maka laba-laba tersebut
akan hilang. Dan motion akan dikoneksikan kebagian armature.
Tahap ketiga yaitu membuat
labirin. Cara membuat labirin gunakan objek plane, lalu buat menjadi kotak-kotak
kecil dengan merubah menjadi edit mode kemudian tekan ctrl+R maka akan muncul
garis berwarna ungu dan atur seberapa besar kotak-kotak kecil yang diinginkan.
Extrude disetiap pinggir plane dan buat labirin didalamnya. Seperti gambar
berikut:
Tampilan labirin game "Ketakutan Laba Laba"
Tahap keempat yaitu membuat main menu. Cara membuat main menu
dengan menggunakan plane.
Tampilan main menu game “Ketakutan Laba-Laba”
Menu utama terdiri dari beberapa button yaitu play, how to play,
about us dan exit. Untuk menu utama menggunakan objek plane sebagai
tampilannya. Lalu pada masing-masing button diberi animasi. Untuk memberikan
efek animasi dapat diatur pada actuator, sensor, dan controller masing-masing
button, seperti berikut:
Pengaturan sensor, controller, actuator button
play
Gambar diatas adalah pengaturan pada button play. Pada add
sensor pilih mouse, lalu mouse event pilih mouse over. Mouse over berfungsi
untuk mengarahkan kursor pada button sehingga kursor hanya fokus pada button yang
diklik. Pada add actuator pilih action dan scene, diaction atur animasinya
menjadi bergerak dan pada scene atur mode menjadi set scene. Set scene
berfungsi untuk mengatur kemana scene yang dituju. Pada button play set scene
diatur menuju menu utama agar ketika diklik button play, permainan akan
dimulai.
Pengaturan sensor, controller, actuator button
how to play
Gambar diatas adalah pengaturan pada button how to play. Pada
add sensor pilih mouse, lalu mouse event pilih mouse over. Mouse over berfungsi
untuk mengarahkan kursor pada button sehingga kursor hanya fokus pada button
yang diklik. Pada add actuator pilih action, scene, dan sound. Action mengatur
button ketika diklik menjadi bergerak dan menghasilkan suara karna sudah
ditambahkan sound. Lalu untuk scenenya pilih how to play, agar ketika diklik
button how to play akan muncul message box berupa cara bermainnya.
Tampilan button how to play
Pengaturan sensor, controller, actuator button
about us
Gambar diatas adalah
pengaturan pada button about us. Pada add sensor pilih mouse, lalu mouse event
pilih mouse over. Mouse over berfungsi untuk mengarahkan kursor pada button
sehingga kursor hanya fokus pada button yang diklik. Pada add actuator pilih
action, scene, dan sound. Action mengatur button ketika diklik menjadi bergerak
dan menghasilkan suara karna sudah ditambahkan sound. Lalu untuk scenenya pilih
about us, agar ketika diklik button about us akan muncul message box berupa
tentang keterangan kelompok.
Tampilan sensor, controller, actuator pada
button exit
Gambar diatas adalah
pengaturan pada button exit. Pada add sensor pilih mouse, lalu mouse event
pilih mouse over. Mouse over berfungsi untuk mengarahkan kursor pada button
sehingga kursor hanya fokus pada button yang diklik. Pada add actuator pilih
action, game, dan sound. Action mengatur button ketika diklik menjadi bergerak
dan menghasilkan suara karna sudah ditambahkan sound. Lalu untuk game pilih
quit game, quit game berfungsi untuk ketika diklik permainan berakhir.
Tampilan sensor, controller, actuator pada
button restart
Gambar diatas adalah pengaturan pada button restart di menu win.
Pada add sensor pilih mouse, lalu mouse event pilih mouse over. Mouse over
berfungsi untuk mengarahkan kursor pada button sehingga kursor hanya fokus pada
button yang diklik. Pada add actuator pilih action, scene dan sound. Action
mengatur button ketika diklik menjadi bergerak dan menghasilkan suara karna
sudah ditambahkan sound. Set scene berfungsi untuk mengatur kemana scene yang
dituju. Pada button restart set scene diatur menuju menu utama agar ketika
diklik button restart, permainan akan dimulai lagi.
Tampilan menu win
Tampilan sensor, controller, actuator pada
button continue
Gambar diatas adalah pengaturan pada button continue di menu
lose. Pada add sensor pilih mouse, lalu mouse event pilih mouse over. Mouse
over berfungsi untuk mengarahkan kursor pada button sehingga kursor hanya fokus
pada button yang diklik. Pada add actuator pilih action, scene dan sound.
Action mengatur button ketika diklik menjadi bergerak dan menghasilkan suara
karna sudah ditambahkan sound. Set scene berfungsi untuk mengatur kemana scene
yang dituju. Pada button continue set scene diatur menuju menu utama agar
ketika diklik button continue, permainan akan dimulai lagi.
Tampilan menu lose
PENUTUP
Nama game “KETAKUTAN LABA LABA”
di ambil dari istilah salah satu jenis phobia yang mana seseorang yang
mengalami trauma atau phobia dan takut terhadap laba laba dan serangga sejenisnya
(tarantula). Jika arachnophobics melihat laba-laba, mereka tidak mungkin masuk
sekitar umum sampai mereka telah mengatasi serangan panik yang sering dikaitkan
dengan fobia mereka. Beberapa orang menjerit, menangis, mengalami kesulitan
bernapas, memiliki keringat berlebihan atau bahkan gangguan jantung ketika
mereka datang dalam kontak dengan daerah dekat laba-laba atau web mereka. Dalam
beberapa kasus ekstrim, bahkan gambar atau gambar realistis laba-laba juga bisa
memicu rasa takut.
Maka dari itu sesuai
dengan inti permainan yang bersangkutan dengan laba-laba dimana seseorang ingin
keluar dari labirin dengan membawa sebuah permata yang terdapat di labirin
tersebut namun di dalam labirin sangat banyak terdapat laba laba yang
siap menerkam dan mematikan
seseorang itu oleh karena nya pembuat mengangkat nama "ketakutan Laba Laba" menjadi nama
game ini. Salah satu di buatnya game ini yaitu untuk membantu arachnophobics
agar terbiasa melihat seekor laba-laba di dalam game dan mulai tidak takut,
karena dengan melihat di dalam game dan menembaki seekor laba-laba dapat
membantu mengurangi bahkan mungkin menghilangkan phobia tersebut. Dapat di
katakan game ini merupakan salah satu terapi bagi para penderita arachnophobia
karena ketakutan pada seseorang akan berubah menjadi keberanian jika kita
mencoba melawan rasa takut tersebut bukan membiarkan rasa takut terus
menghantui pada diri kita.
Saran dari pembuat yaitu
game ini cocok di mainkan untuk mengisi waktu luang agar tidak bosan dan di
sarankan pengguna game ini batas usia minimal 5 tahun. Dan game ini dapat di
coba untuk terapi bagi penderita arachnopobia semoga saja phobia tersebut dapat
terbantu dengan memainkan game ini.
DAFTAR PUSTAKA












Tidak ada komentar:
Posting Komentar